Jurnal Praktikum Kimia Organik 1 - Percobaan 6
JURNAL PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I
KIMIA ORGANIK I
DISUSUN OLEH :
RAHMADANSAH
(NIM : A1C118066)
DOSEN PENGAMPU:
Dr. Drs. SYAMSURIZAL.,M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
Percobaan 6
II. Hari/Tanggal : Rabu/15 April 2020
III. Tujuan : Adapun tujuan dari praktikum ini adalah sebagai berikut:
1. Dapat mengetahui perbedaan sifat-sifat antara alcohol dan fenol
2. Dapat memahami jenis-jenis reaksi dan pereaksi yang digunakan untuk
membedakan antara senyawa alcohol dan fenol
3. Dapat memahami azas-azas dari reaksi yang dialami alcohol dan fenol
IV. Landasan Teori
Karakteristik dari sebuah asam karboksilat atau dikenal dengan fenol adalah punya pembauan yang khas dan tidak berwarnanya sebuah Kristal. C6H5OH yaitu rumusnya dan strukturnya berupa hidroksil (OH) dengan berikatan sebuah cicin fenil. Pelepasan ion H+ dari sebuah gugus hidroksilnya merupakan perbuatan fenol yang cenderung sama. Komponen utama dari sebuah fenol terdiri dari triklorofenol (TCP) dan antiseptic dagang. Dalam berbagai bidang banyak segali fungsi dari sebuah fenol diantaranya dapat berupa produksi aspirin, semprotan kloraseptik, obat-obatan, pembasmi rumput dan lainnya (Kaniawati,2011:36).
Pada cincin aromatic adalah tempat melekatnya sebuah gugus fenol yang membedakan dengan alkohol. Nama familiar dari sebuah fenol diakhiran dengan –Nol. Dalam karakteristiknya Fenol punya karakter berikut: punya sifat keasaman, proses dioksidasi mudah dilakukan, terjadi reaksi pewarnaan dengan FeCl3, mudah mengikis, beracun dan antiseptic, berguna sebagai aspirin fenolflein, serta antiseptikum, sangat mudag menguap (Volatil) (Riawan,2009:90).
Peletakan atom C pada letaknya gugus –OH yang terikat alcohol diklasifikasikan dalam 3 yaitu alkohol sekunder, alkohol tersier, dan alkohol primer. 1 Atom C terikat secara langsung disebut alkohol primer, contohnya CH3-OH (Metanol). Alkohol tersier yaitu 3 Atom C terikat secara langsung. Sedangkan untuk alkohol sekunder yaitu 2 atom C terikat. Pembeda ketiga jenis alkohol ini sangat sulit diidentifikasi bedanya, karna punya bau serta warna sama (Ghalib,2010:311).
Dilingkungan sekitar kita alkohol dan serta fenol sangat berguna. Alkil halida merupakan contoh dari alcohol yang bisa bereaksi dengan turunannya dapat beruba dari senyawa halogen dari reaksi substitusi. Karna karakteristiknya mudah dioksidasi dengan turunan ester, eter, keton aldehid serta logam alkil bersifat garam alkoksida. Dalam pembahsan kimia organik sifat dari alkohol dan fenol berupa (titik didh, ikatan hidrogen, efek gaya van der walls, kelaerutan dalam air, serta sifat keasamaa (http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/03/28/reaksi-alkohol-dan-fenol298/)
Pada cincin aromatic adalah tempat melekatnya sebuah gugus fenol yang membedakan dengan alkohol. Nama familiar dari sebuah fenol diakhiran dengan –Nol. Dalam karakteristiknya Fenol punya karakter berikut: punya sifat keasaman, proses dioksidasi mudah dilakukan, terjadi reaksi pewarnaan dengan FeCl3, mudah mengikis, beracun dan antiseptic, berguna sebagai aspirin fenolflein, serta antiseptikum, sangat mudag menguap (Volatil) (Riawan,2009:90).
Peletakan atom C pada letaknya gugus –OH yang terikat alcohol diklasifikasikan dalam 3 yaitu alkohol sekunder, alkohol tersier, dan alkohol primer. 1 Atom C terikat secara langsung disebut alkohol primer, contohnya CH3-OH (Metanol). Alkohol tersier yaitu 3 Atom C terikat secara langsung. Sedangkan untuk alkohol sekunder yaitu 2 atom C terikat. Pembeda ketiga jenis alkohol ini sangat sulit diidentifikasi bedanya, karna punya bau serta warna sama (Ghalib,2010:311).
Dilingkungan sekitar kita alkohol dan serta fenol sangat berguna. Alkil halida merupakan contoh dari alcohol yang bisa bereaksi dengan turunannya dapat beruba dari senyawa halogen dari reaksi substitusi. Karna karakteristiknya mudah dioksidasi dengan turunan ester, eter, keton aldehid serta logam alkil bersifat garam alkoksida. Dalam pembahsan kimia organik sifat dari alkohol dan fenol berupa (titik didh, ikatan hidrogen, efek gaya van der walls, kelaerutan dalam air, serta sifat keasamaa (http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/03/28/reaksi-alkohol-dan-fenol298/)
V. Alat dan bahan
5.1 Alat
Ø Tabung reaksi
Ø Batang pengaduk
Ø Pemanas
Ø Kasa
Ø Gelas kimia
5.2 Bahan
Ø Etanol
Ø 2 propanol
Ø sikloheksanol
Ø Sek-butilalkohol
Ø Fenol
Ø 2 naftol
Ø Indikator pp
Ø Aseton
Ø Asam sulfat pekat
Ø Asam asetat glasial
Ø Larutan Fecl3 10%
Ø 1 porpanol
Ø kolestrol
Ø n butil alkohol
Ø etilen glikol
Ø trifernil karbinol
Ø larutan brom dalam air
Ø reagent lucas
Ø o kresol
Ø ter butil alkohol
Ø resorsinol
Ø larutan NaOH 10%
Ø reagent brodwell wilman
VI. Prosedur kerja
6.1 Kelarutan
1. Di dalam t6 tabung reaksi masukan 1/2 ml atau 0,2-0,5 gr masing masing senyawa etanol,butil alkohol,ter butil alkohol,sikloheksanol,etilen glikol dan fenol (hati hati): fenol jangan sampai mengenai kulit,bila terkena klit akan terbakar oleh fenol dan bila terjadi cuci segera dengan air.
2. Di tambahkan 2 ml ke dalam tiap tabung
3. Aduk dan amati kumidan catat hasil pengamatan
6.2 Reaksi dengan Alkali
1. Di dalam empat tabung reaksi yang berlainan dimasukan 1/2 atau 0,2-0,5 gr dari masing-masing senyawa n butil alkohol,sikloheksanol,fenol,dan 2 naftol
2. Ditambahkan 5 ml larutan NaOH 10% ke dalam tiap tabung
3. Dikocok dan diamati serta dicatat hasilnya
6.3 Reaksi dengan natrium
1. Ditempatkan 2 mldari masing masing senyawa dalam tabung reaksi kering berlainan : 1 propanol,2 propanol,dan o kresnol (bila o kresnol berbentuk kristal,dipanaskan sedikit agar melebur)
2. Ditambahkan sepotong kecil logam natrium ke dalam larutan yang ada dalam tabung reaksi,dan dicatat hasilnya
3. Di tambahkan ke dalam larutan yang diperoleh beberapa tetes indikator phenolftaeilin,dan dicatat hasilnya
4. Di tambahkan etanol secukupnya untuk menghilangkan semua natrium yang belum bereaksi kemudian dibuang
6.4 Pengujian Lucas
1. Dimasukan 2 ml reagent lucas ke dalam empat tabung reaksi,ditambahkan kira kira 5 tetes
alkohol yang akan diuji
2. Dikocok dan dicatat waktu yang diperlukan oleh campuran sehingga menjadi keruh dan memisah menjadi dua lapisan
3. Di uji : 1 butanol,2 butanol, sikloheksanol, ter butil alkohol dan dicatat hasilnya
4. Reagent lucas : Larutkan 340 gr ZnCl2 kering ke dalam 230 ml HCl pekat ynag dingin,sambil di dinginkan.campuran ini menghasilkan 350 ml reagent
6.5 Oksidasi dengan asam kromat (pengujian bordwell wellman)
1. Dimasukkan 1 ml aseton ke dalam lima tabung reaksi yang berbeda
2. Tiap tabung ditambahkan satu tetes cairan alkohol atu 10 mg krista alkohol yang hendak di uji dan di goncang hingga larutan menjadi lemah,lalu ditambahkan dengan satu tetes reagent brodwell wellman sambil digoncang
3. Di uji alkohol berikut : 2 butanol, ter butil alkohol ,kolestrol dan trifenil karbinol
6.6 Reaksi fenol dengan brom
1. Ke dalam larutan 0,1 gr fenol di dalam 3 ml air ditambahkan air brom sambil digoncang sampai warna kuning tidak berubah lagi,dan diamati hasilnya
6.7 Reaksi fenol dengan besi (III) Klorida
1. Tiga buah tabung reaksi yang berbeda dilarutkan satu atau dua kristal yaitu 1-2 tetes senyawa yang akan diuji di dalam 5 ml air
2. Di dalam tiap tabung reaksi di teteskan 1-2 tetes besi (III) klorida,dan diaduk
3. Diamati hasilnya,dan diuji fenol ,resiorsinol dan 2 propanol kemudian di catat hasilnya.
Video Permasalahan https://youtu.be/2dl3A6f5heo
1. Dari video diatas, apa indikasi dari bereaksi nya sebuah alkohol dengan Reagen Lucas dan jenis alkohol apa yang bereaksi?
2. Dari video diatas, apa yang menandakan bahwa itu fenol pada uji keasaaman, tolong jelaskan?
3. Dari video diatas, jelaskan perbedaan alkohol dan fenol dari berbagai uji yang telah dilakukan?

Assalamualaikum
BalasHapusPerkenalkan nama saya indah syafitri NIM A1C118018. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1.Indikasi dari bereaksinya alkohol dengan Reagen Lucas ialah terbentuknya dua fasa cair yang terpisah dan alkohol yang bereaksi dengan uji Lucas ini adalah alkohol tersier
Terimakasih..
Semoga membantu..
Assalamualaikum Wr Wb
BalasHapusSaya Rismayanti Nim A1C118007
Saya akan menjawab pertanyaan no 2
Jadi cara menandai bahwa larutan tersebut merupakan larutan fenol adalah dengan cara mengukur pH nya, pH yang lebih kecil merupakan fenol. karena berdasarkan teori, fenol lebih asam jika dibandingkan dengan alkohol.
Terimakasih
Semoga dapat membantu
Hallo Rahmadansah, saya Fitrianty (A1C118032) akan menjawab pertanyaan nomor 3, dimana salah satu perbedaan alkohol dan fenol yang timbul dari video tersebut seperti pada uji asam kromat, pada saat penambahan asam kromat dan dipanaskan timbul warna yang berbeda, dimana hasil akhir pada alkohol berwarna biru, sedangkan pada fenol berwarna kuning.
BalasHapusSekian, semoga membantu :)