Jurnal Praktikum Kimia Organik 1 - Percobaan 3

JURNAL PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I





DISUSUN OLEH :
RAHMADANSAH
(NIM : A1C118066)


DOSEN PENGAMPU:

Dr. Drs. SYAMSURIZAL.,M.Si




       PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
 2019



PERCOBAAN KE-3

I.                   JUDUL                 : Pemurnian Zat Padat
II.                HARI/TANGGAL: Rabu/26 Februari 2020
III.             TUJUAN               :  Adapun tujuan daripercobaan kali ini ialah:
 1. Dapat melakukan kristalisasi dengan baik
 2. Dapat memilih pelarut sesuai untuk rekristalisasi
 3.Dapat menjernihkan dan menghilangkan warna larutan
 4.Dapat memisahkan dan memurnikan campuran dengan rekristalisasi
IV.             LANDASAN TEORI:
Suatu proses atau cara zat zat berupa padatan dimurnikan sedemikian rupa dengan mempertimbangkan zat zat itu di larutkan kedalam suatu zat pelarut hingga menghasilkan kristalisasi kembali disebut dengan Rekristalisasi. Apabila suhu akan di perbesar maka zat dalam suatu pelarut tersebut bergantung dari cara Kelarutannya. Konsentrasi yang dimurnikan pada konsentrasi yang lebih kecil maka konsentrasi nya akan menjadi rendah dan hal tersebut berdampak pada larutan sementara produk akan memilki konsentrasi yang tinggi akan mengendap. Zat amorf adalah suatu zat yang kekurangan titik didih dan titik leleh tertentu. Apabila dalam suatu kondisi zat amorf lunak, maka secara proses akan meleleh dalam jangka termometer. Di permukaan yang datar akan terdapat benda bentuk padat yang dinamai kristal (Arsyad, 2010 : 336).
     Suatu cara yang digunakan untuk memurnikan suatu senyawa organik yang berasal dari padatan disebut sublimasi. Padatan yang menyebabkan senyawa organik dapat di panaskan dalam percobaan ini. Indikator dari kebekuan suatu produk adalah produk tersebut tidak melewati fase cair. Ada beberapa faktor penentu tingkat kebekuan yaitu lama pengeringan, jenis produk, proses lambat cepatnya pembekuan (Riawan, 2010 : 27).
     Dalam prosesnya melakukan rekristalisasi adalah terbentuknya agnegat dari molekul molekul zat yang di saring dari 2 jenis larutan. Cara rekristalisasi yaitu jumlah zat pengotor (maka yang dilakukan adalah mendinginkan atau menyaring dengan proses pengisapan). Kemudian cara yang kedua adalah terjadi larut dari pengotor ke pelarut nya (langkah yang di lakukan adalah disaring dan didinginkan kemudian dihisap agar terbentuk kristal dan pelarut nya) (Syahmani, 2007 : 326).
     Bahan pengikat yang sangat bervariasi konsentrasi nya menjadi proses pengaruh terjadinya endapan. Agar garam tidak mudah mencair maka pada pemurnian ini pengurangan air sangat diharapkan. Bahan yang digunakan dalam tahap kristalisasi larutan Na2Cr2O4, Na2CO3, dan NaHCO3. Mengapa bahan bahan ini digunakan agar sebagai pengikat zat pengotor pada garam (Triastusti, 2010 Vol 8 No 1).
     Untuk ukuran kristal dapat dipengaruhi oleh 2 faktor pembentukan inti (Nukleasi) dan laju pertumbuhan kristal. Apabila tinggi pembentukan inti tinggi maka partikel partikel yang terbentuk adalah kecil. Ketika makin tinggi derajat lewat jenuh suatu larutan maka besar pula kemungkinan membentuk inti besar baru (Pinalia, 2011. Vol No 2).

V.                ALAT DAN BAHAN:
5.1  Alat
a.       Gelas kimia
b.      Batang pengaduk
c.       Corong bucher
d.      Termometer
e.       Cawan penguap
f.       Gelas wool
g.      Kapas
h.      Kasa pembakar
i.        Lampu spirtus
5.2  Bahan
a.       50 ml air suling
b.      0,5 gram asam benzoate
c.       1-2 gram naftalen
d.      Kertas saring

VI.             PROSEDUR KERJA:
6.1  Prosedur Percobaan Rekristalisasi
a.Tuangkan 50 ml air suling kealam gelaskimia 100 ml, panaskan ingga timbul
   gelembung –gelembung.
b. Masukkan 0,5 gram asam benzoat tercemar kedalam gelas kimia 100 ml yang lain,
   tambahkan air panas tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga larut semua
c. Dengan menggunakan corong Bucher saring campuran tersebut dalam keadaan
   panas dan tampung filtratnya dalam gelas kimia. Siramlah endapan yang tertinggal
   dengan air panas. Jenuhkan. Dinginkan hingga terbentuk Kristal. Apabila pada
   pendinginan tidak terbentuk Kristal, dinginkan dalam es.
d. Saringkristal yang terbentukdengan corong Bucher, keringkan.
e. Ujilah titik leleh dan bentuk kristalnya, bandingkan dengan data yang ada dalam
    hand book.

6.2  Sublimasi
a. Masukkan 1-2 gram naftalen tercemari kedalam cawan penguap.
b. Tutup permukaan cawan penguap dengan kertas saring yang telah dubuat lubang
    -lubang kecil.
c. Sumbat corong dengan kertas wool atau kapas seperti pada gambar.
d. Letakkan cawan tersebut diatas kasa dari pembakar, nyalakn api dan panaskan
    dengan nyala api kecil.
e. Hentikan pembakaran setelah semua zat yang akan disublimasi habis (kurang lebih
    5 menit).
f. Kumpulkan zat yang ada pada kertas saring dan corong bila ada, ujilah titik leleh
   dan bentuk kristalnya, cocokkan dengan data handbook.


Pertanyaan Permasalahan :
1. Berdasarkan video diatas, bagaimana cara melarutkan asam benzoat?
2. Berdasarkan video diatas, proses apa saja yang terjadi pada proses kristalisasi?
3. Dari video diatas, bagaimana cara mendinginkan larutan jenuh panas asam benzoat?

Komentar

  1. Nama Saya Sri Oktika Dhijah Gultom(A1C118085) akan menjawab pertanyaan nomor 2. Proses yang terjadi pada kristalisasi tersebut adalah mempersiapkan larutan dari sampel yang tidak murni, filtrasi larutan panas, kemudian pendinginan larutan jenuh. Dan terakhir pemisahan dan pengeringan kristal

    BalasHapus
  2. Nama saya Fadillah Fatma dengan NIM A1C118092 ingin membantu menjawab permasalahan nomor 3. Untuk mendinginkan larutan jenuh panas dari asam benzoat dapat biarkan terlebih dahulu filtrat sampai ke suhu kamar dengan sendirinya, lalu dimasukkan kedalam suatu wadah yang berisi air dingin. Ketika larutan dingin, kristal dari asam benzoat akan mulai berpisah dan hal itu menunjukkan bahwa lerutan jenuh dari asam benzoat tersebut sudah dalam keadaan dingin. Semoga dapat membantu..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERCOBAAN 11 Praktikum Kimia Anorganik "Ekstraksi Tembaga"

Jurnal Praktikum Kimia Organik 1 - Percobaan 4

Laporan Praktikum Kimia Organik 1 - Percobaan 2